<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fairuz el Said</title>
	<atom:link href="http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fairuz.upy.ac.id</link>
	<description>Modul &#38; Tutorial IT, Tokoh Sepanjang Masa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2009 03:46:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Sistem Informasi &#8211; Kisi-kisi Soal Ujian Tengah Semester (UTS)</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=575</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=575#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 03:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[sistem informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=575</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini Kisi-kisi Soal Ujian Tengah Semester (UTS) untuk matakuliah sistem informas:

Apakah yang dimaksud dengan sistem?
Apakah yang dimaksud dengan data?
Apakah yang dimaksud dengan informasi?
Apakah yang dimaksud dengan sistem Informasi?
Apakah yang dimaksud dengan sistem Informasi Manajemen?
Apakah yang dimaksud dengan manajemen informasi?
Sebutkan dan jelaskan hal-hal yang menentukan kualitas informasi!
Gambarkan diagram perbedaan antara data, informasi, dan pengetahuan menurut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini Kisi-kisi Soal Ujian Tengah Semester (UTS) untuk matakuliah sistem informas:</p>
<ol>
<li>Apakah yang dimaksud dengan sistem?</li>
<li>Apakah yang dimaksud dengan data?</li>
<li>Apakah yang dimaksud dengan informasi?</li>
<li>Apakah yang dimaksud dengan sistem Informasi?</li>
<li>Apakah yang dimaksud dengan sistem Informasi Manajemen?</li>
<li>Apakah yang dimaksud dengan manajemen informasi?</li>
<li>Sebutkan dan jelaskan hal-hal yang menentukan kualitas informasi!</li>
<li>Gambarkan diagram perbedaan antara data, informasi, dan pengetahuan menurut derajat abstraksi</li>
<li>Sebutkan dan jelaskan elemen-elemen sistem!</li>
<li>Jelaskan makna subsistem dan supersistem serta berikan contohnya!<img title="Selebihnya..." src="http://fairuzelsaid.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></li>
<li>Jelaskan pengertian arsitektur sistem informasi!</li>
<li>Gambarkan diagram siklus Informasi!</li>
<li>Gambarkan diagram arus informasi  internal dan eksternal!</li>
<li>Sebutkan dan jelaskan secara singkat komponen-komponen sistem informasi?</li>
<li>Arsitektur teknologi dan arsitektur informasi  dibedakan menjadi 3 macam. Sebutkan dan jelaskan masing-masing secara singkat.</li>
<li>Tuliskan keuntungan dan kerugian sistem pemrosesan data tersebar</li>
<li> Apakah yang dimaksud dengan komputasi pemakai akhir?</li>
<li> Apakah kelebihan dan kekurangan komputasi pemakai akhir?</li>
<li> Sebutkan dan jelaskan klasifikasi  sistem!</li>
<li>Jelaskan peran masing-masing personil berikut:
<ul>
<li>Analis Sistem</li>
<li>Pemrogram Aplikasi</li>
<li>Web Master</li>
<li>Operator</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Download sebagai pdf: <a href="http://fairuzelsaid.wordpress.com/files/2009/10/si-kisi-kisi-uts.pdf">Sistem Informasi &#8211; Kisi-kisi soal UTSi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=575</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PASI &#8211; Teknik Penjawalan Proyek menggunakan PERT (Program Evaluation and Review Technique)</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=570</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=570#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 00:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengantar Analisis Sistem Informasi (PASI)]]></category>
		<category><![CDATA[CPM]]></category>
		<category><![CDATA[Gantt Chart]]></category>
		<category><![CDATA[PASI]]></category>
		<category><![CDATA[PERT]]></category>
		<category><![CDATA[Program Evaluation and Review Technique]]></category>
		<category><![CDATA[Tekni Penjadwalan Proyek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Pengelolaan proyek-proyek berskala besar yang berhasil memerlukan perencanaan, penjadwalan, dan pengkoordinasiaan yang hati-hati dari berbagai aktivitas yang berkaitan. Untuk itu telah dikembangkan prosedur-prosedur formal yang didasarkan atas pengguna network (jaringan) dan teknik-teknik network. Prosedur yang paling utama dari prosedur-prosedur ini dikenal sebagai PERT (Program Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method), yang diantara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengelolaan proyek-proyek berskala besar <span id="IL_AD4">yang</span> berhasil memerlukan perencanaan, penjadwalan, <span id="IL_AD5">dan</span> pengkoordinasiaan yang hati-hati dari berbagai aktivitas yang berkaitan. Untuk itu telah dikembangkan prosedur-prosedur formal yang didasarkan atas pengguna <span id="IL_AD7">network</span> (jaringan) dan teknik-teknik network. Prosedur yang paling utama dari prosedur-prosedur ini dikenal sebagai PERT (<span id="IL_AD2">Program Evaluation</span> and Review Technique) dan CPM (<span id="IL_AD1">Critical Path Method</span>), yang diantara keduanya terdapat perbedaan penting. Namun kecenderungan pada dewasa ini adalah menggabungkan kedua pendekatan tersebut menjadi apayang biasa dikenal dengan PERT-type system. Perencanaan suatu proyek terdiri dari tiga tahap :<br />
1. Membuat uraian kegiatan-kegiatan, menyusun logika urutan kejadian-kejadian, menentukan syarat-syarat pendahuluan, menguraikan interaksidan interdependensi antara kegiatan-kegiatan.<br />
2.	Penaksiran waktu yang diperlukan untuk melaksanakan tiap kegiatan, menegaskan kapan suatu kegiatan berlangsung dan kapan berakhir.<br />
3.	Menetapkan alokasi biaya dan peralatan guna pelaksanaan tiap kegiatan.<br />
Penjadwalan proyek merupakan salah satu hal yang penting dalam manajemen proyek, dimana penjadwalan ini memperlihatkan waktu pengerjaan tiap paket pekerjaan dan kejadian apa yang dihasilkan dari serangkaian paket kerja tertentu.<br />
Jadwal proyek berhubungan dengan kejadian, milestone, termasuk <span id="IL_AD3">Gantt Chart</span>, jaringan kerja proyek, diagram CPM/PERT.<br />
Gantt Chart tidak bisa secara eksplisit menunjukkan keterkaitan antar aktivitas dan bagaiman satu aktivitas berakibat pada aktivitas lain bila waktunya terlambat atau dipercepat, sehingga perlu dilakukan modifikasi terhadap Gantt Chart.<br />
Untuk itu dikembangkan teknik baru yang bisa mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada pada Gantt Chart. Cara baru itu dikenal sebagai jaringan kerja atau Network.</p>
<p>Download pdf: <a href="http://fairuzelsaid.wordpress.com/files/2009/10/pasi-modul-a-teknik-penjadwalan.pdf">PASI &#8211; Modul A &#8211; Teknik Penjadwalan (PERT)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=570</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PASI &#8211; DETEKSI MASALAH SISTEM (DETECTION OF SYSTEM PROBLEMS)</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=565</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=565#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 22:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengantar Analisis Sistem Informasi (PASI)]]></category>
		<category><![CDATA[Analsisis Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[detection of system problems]]></category>
		<category><![CDATA[DETEKSI MASALAH SISTEM]]></category>
		<category><![CDATA[economy]]></category>
		<category><![CDATA[eficiency]]></category>
		<category><![CDATA[Information systems backlog]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan awal masalah]]></category>
		<category><![CDATA[PASI]]></category>
		<category><![CDATA[reliability]]></category>
		<category><![CDATA[sistem informasi]]></category>
		<category><![CDATA[timeliness]]></category>
		<category><![CDATA[usability]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=565</guid>
		<description><![CDATA[DETEKSI MASALAH SISTEM (DETECTION OF SYSTEM PROBLEMS)
Permasalahan Sistem
Semua sistem informasi akan mempunyai masalah, tanpa memperdulikan seberapa
baiknya sistem tersebut didesain. Beberapa hal yang menyababkan sistem
informasi mempunyai masalah, antara lain karena :
a. Waktu (overtime).
b. Lingkungan sistem yang berubah.
c. Perubahan prosedur operasional.
Perbaikan masalah sistem informasi disebut maintenance programming, yang
meliputi tanggapan terhadap masalah sistem dan penambahan fungsi baru ke
sistem. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>DETEKSI MASALAH SISTEM (DETECTION OF SYSTEM PROBLEMS)</h3>
<h3>Permasalahan Sistem</h3>
<p>Semua sistem informasi akan mempunyai masalah, tanpa memperdulikan seberapa<br />
baiknya sistem tersebut didesain. Beberapa hal yang menyababkan sistem<br />
informasi mempunyai masalah, antara lain karena :<br />
a. Waktu (overtime).<br />
b. Lingkungan sistem yang berubah.<br />
c. Perubahan prosedur operasional.</p>
<p>Perbaikan masalah sistem informasi disebut maintenance programming, yang<br />
meliputi tanggapan terhadap masalah sistem dan penambahan fungsi baru ke<br />
sistem. Maintenance programming mencakup 60 sampai 90 persen dari<br />
programming budget dan menunjukkan apakah sistem informasi yang memburuk<br />
perlu diganti atau dipertahankan dengan melakukan perbaikan kecil (minor).</p>
<p><span id="more-565"></span></p>
<p>Masalah sistem informasi berhungan dengan karakteristik informasi, yaitu :</p>
<ol>
<li>Relevansi (relevancy).</li>
<li>Keakuratan (accuracy), yang memiliki faktor : kelengkapan (completeness),<br />
kebenaran (correctness), dan keamanan (security).</li>
<li>Ketepatan waktu (timeliness).</li>
<li>Ekonomi (economy), yang memiliki faktor : sumber daya (resources) dan<br />
biaya (cost).</li>
<li>Efisiensi (eficiency).</li>
<li>Dapat dipercaya (reliability).</li>
<li>Kegunaan (usability).</li>
</ol>
<h3>Relevansi (relevancy)</h3>
<p>Hasil dari sistem informasi (SI) harus dapat digunakan untuk kegiatan<br />
managemen ditingkat operasional, taktis dan strategik. Jika tidak dapat<br />
digunakan, informasi tersebut layak untuk tidak diperhatikan lagi.</p>
<p>Beberapa gejala dari informasi yang tidak lagi relevan, antara lain :</p>
<ul>
<li>Banyak laporan yang isinya terlalu panjang</li>
<li>Laporan tidak digunakan oleh pihak yang menerimanya.</li>
<li>Permintaan informasi tidak tersedia dalam SI.</li>
<li>Sebagai laporan yang tersedia tetapi tidak diminta/dibutuhkan.</li>
<li>Bertumpuknya keluhan-keluhan pemakai ketika laporan tidak diproduksi<br />
dan disebarluaskan.</li>
</ul>
<h3>Kelengkapan (completeness)</h3>
<p>Data tidak hanya dimasukkan secara benar, tetapi juga harus lengkap.<br />
Apabila sebuah sistem informasi memiliki 95% keakuratan data, tetapi hanya<br />
80% dari kebutuhan informasi, maka sistem akan tidak efektif.<br />
Berikut beberapa gejala ketidaklengkapan (incompleteness).</p>
<ul>
<li>Sebagian data dikembalikan ke pemakai karena sumber<br />
dokumennya atau isian formulirnya tidak lengkap.</li>
<li>Pengawas data menunjukkan sebuah atau lebih isian field yang<br />
tidak diisi karena kesengajaan atau ketidaksengajaan.</li>
<li>Bagian pemasukan data menelepon ke pemakai untuk mengklarifikasikan<br />
data dari sumber-sumber dokumennya.</li>
</ul>
<h3>Kebenaran (correctness)</h3>
<p>Kebenaran biasanya dipikir sebagai keakuratan. Semua data dari field<br />
harus dimasukkan secara benar. Berikut gejala dari ketidakbenaran, antara<br />
lain :</p>
<ul>
<li>Total kesalahan transaksi mengalami kenaikan dibanding<br />
kualitasnya.</li>
<li>Permintaan untuk perubahan program mengalami kenaikan.</li>
<li>Masalah yang terjadi setelah akhir hari kerja normal mengalami kenaikan.</li>
<li>Jumlah kesalahan kritis mengalami kenaikan.<br />
Sebagai contoh adalah kesalahan saldo hutang nasabah dapat mengurangi<br />
masukan kas, sehingga membuat nasabah mengalami ketidakpuasan.</li>
</ul>
<h3>Keamanan (security)</h3>
<p>Seringkali informasi dikirimkan ke setiap orang yang membutuhkannya.<br />
Pengawasan keamanan adalah struktur pengecekan untuk memutuskan jika<br />
informasi yang sensitif ditujukan kepada pemakai yang tidak sah.</p>
<h3>Ketepatan waktu (timeliness)</h3>
<p>Beberapa gejala yang menunjukkan masalah ketepatan waktu :</p>
<ul>
<li>Keluaran (throughput) sistem informasi mengalami penurunan.<br />
Troughput adalah tingkat proses transaksi sampai akhir waktu yang bebas<br />
kesalahan.</li>
<li>Tumpukan pemasukan data mengalami kenaikan.<br />
Sebuah tumpukan pemasukan data terjadi ketika data transaksi tidak<br />
langsung dimasukkan pada saat itu (ditunda/tertunda).</li>
<li>Keluhan tentang lambatnya sistem membuat laporan mengalami kenaikan.</li>
<li>Waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan program mengalami<br />
kenaikan.</li>
<li>Banyaknya keluhan dari pemakai tentang kesulitan dalam menghubungi<br />
staff pemeliharaan program dan staff operasinya.</li>
</ul>
<h3>Ekonomi (economy)</h3>
<p>Biaya sistem informasi akan mengalami kenaikan sesuai dengan berjalannya<br />
waktu. Meskipun ada beberapa biaya yang mengalami penurunan, dan sebagian<br />
akan naik Banyak hal yang menunjukkan kenaikan biaya, seperti konsultan<br />
pemeliharaan hardware dan program, dan sebagainya. Banyak organisasi<br />
merekrut konsultan sebagai programmer atau analis selama proyek.<br />
Untuk jangka pendek secara drastis akan menaikkan biaya tenaga kerja,<br />
tetapi untuk jangka panjang mengurangi biaya karena mempertimbangkan<br />
keuntungan sistem informasi yang didapat.</p>
<h3>Efisiensi (eficiency)</h3>
<p>Efisiensi adalah berapa banyak produksi meningkat karena tambahan unit<br />
sumber daya dalam proses produksinya. Untuk contoh, sebuah perusahaan<br />
mengeluarkan $500.000 untuk sistem inventory. Penjualan mengalami kenaikan<br />
$100.000 sebagai hasil dari sistem baru tersebut.<br />
Efisiensi dari sistem tersebut adalah :<br />
100.000<br />
&#8212;&#8212;- = 20%<br />
500.000<br />
Disini beberapa rasio yang dapat dihitung dan dianalisa, antara lain :</p>
<ul>
<li>Keluaran / nilai uang (trougput/dollar).</li>
<li>Keluaran / waktu untuk memasukkan data (trougput/data entry hours worked).</li>
<li>Transaksi tanpa kesalahan/waktu (errorless transaction/hours).</li>
<li>Kesalahan yang dibetulkan/nilai uang (errors corrected/dollar).</li>
<li>Perubahan program/jumlah programmer (program changes/number of<br />
programmers).</li>
<li>Biaya kertas/transaksi (paper costs/transaction).</li>
</ul>
<h3>Dapat dipercaya (reliability)</h3>
<p>Sebuah indikator penting dari sistem informasi yang adalah dengan<br />
memperhatikan masalah reliabilitasnya. Beberapa gejala tentang masalah<br />
reliabilitas, antara lain :</p>
<ul>
<li>Computer downtime, yaitu sistem informasi bekerja dengan baik<br />
ketika komputernya bagus, kemudian komputer mengalami penurunan.</li>
<li>Banyaknya karyawan mengalami pergantian (turnover), yaitu tingkat<br />
rata-rata karyawan bekerja dengan baik keluar, dan karyawan baru<br />
ditraining.</li>
<li>Waktu perbaikan kesalahan program, yaitu pemakai tidak dapat<br />
memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki<br />
sebuah kesalahan informasi, barangkali satu jam atau empat minggu.</li>
<li>Biaya, yaitu tingginya varian rata-rata biaya setiap bulannya.</li>
<li>Tumpukan transaksi, yaitu jumlah transaksi yang tertunda atau ditolak.</li>
<li>Rata-rata kesalahan, yaitu rata-rata kesalahan yang tidak dapat<br />
diprediksi, sehingga perlu menguranginya.</li>
</ul>
<h3>Kegunaan (usability)</h3>
<p>Tidak ada hal yang lebih baik dari sebuah sistem yang dirancang sesuai<br />
dengan kriteria. Jika sistem sulit digunakan, berarti adalah masalah<br />
dalam sistem.<br />
Beberapa gejala yang menunjukkan sedikit kegunaan (poor usability) sistem,<br />
antara lain :</p>
<ul>
<li>Lamanya waktu pelatihan bagi pemakai pemula.</li>
<li>Tingginya rata-rata kesalahan yang terjadi.</li>
<li>Naiknya keluhan-keluhan pemakai.</li>
<li>Naiknya kemangkiran dari sebagian pemakai komputer.</li>
</ul>
<h3>Information systems backlog</h3>
<p>Tumpukan pemasukan data adalah sebuah kondisi dimana transaksi yang datang<br />
tidak langsung dimasukkan (posted) ke record pada awal hari kerja berikutnya.<br />
Tujuan uatma dari sistem informasi bisnis adalah menyimpan sumber daya<br />
(to keep track of resources), sehingga kegagalan memperbarui (to update)<br />
sumber daya record adalah sebuah masalah sistem yang serius.<br />
Sebagai analis, adalah penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan<br />
terjadi tumpukan (backlogs) dan masalah-masalah yang sebabkan systems<br />
backlogs.</p>
<p>Terdapat 5 alasan mengapa sebuah tumpukan masalah sistem informasi dapat<br />
terjadi :<br />
1. Volume transaksi mengalami kenaikan (transaction volume increase).<br />
2. Penurunan kinerja (decreasing performance).<br />
3. Pergantian karyawan yang tinggi (employee turnover).<br />
4. System downtime.<br />
5. Transaction variances.</p>
<p>Beberapa masalah backlogs menyebabkan beberapa kekacauan, antara lain :</p>
<ul>
<li>Menumpuknya rekord-rekord (lack of record currency).</li>
<li>Kenaikan rata-rata kesalahan (increased error rates).</li>
<li>Kenaikan biaya (increased costs).</li>
<li>Kenaikan pergantian karyawan (increased employee turnover).</li>
</ul>
<p>Deteksi sumber-sumber masalah sistem informasi :<br />
a. Keluhan pemakai (user complaints).<br />
b. Perhatian top manajemen (top management concerns)<br />
c. Penunjuk jalan (scouting).<br />
d. Pengawas pemakai (user surveys).<br />
e. Pengawas (audits).<br />
f. Pengukur kinerja sistem (performance measurement systems).</p>
<h3>Laporan awal masalah</h3>
<p>Banyaknya catatan-catatan (logs) masalah-masalah laporan dapat digunakan<br />
oleh sistem analis untuk studi awal (preliminary study).<br />
Studi ini memutuskan jika laporan atau deteksi masalah adalah cukup serius<br />
untuk menjamin perhatian lebih lanjut dan perhatian apa saja yang perlu<br />
untuk dilakukan.<br />
Analis menyiapkan sebuah laporan awal masalah yang mencakup 4 elemen berikut:<br />
1. Source, dari mana sumber masalah informasi berasal.<br />
2. Nature, sebuah deskripsi singkat tentang sumber masalah.<br />
3. Detailed analysis, pengembangan secara teknis dari masalah (problem<br />
nature).<br />
4. Recommendation, sejauh mana solusi dari masalah akan dikembangkan.</p>
<p>Tipe recommendation, terdiri dari :<br />
a. Masalahnya kecil dan kebutuhan pemeliharaan.<br />
b. Masalahnya membutuhkan kemampuan sistem.<br />
c. Masalahnya serius sehingga perlu analisis detail. Rekomendasi ini dimulai<br />
dari system development life cycle. Detail analisis memutuskan apakah<br />
sistem saat ini perlu diganti dengan sistem informasi yang baru.</p>
<h3>Daftar Pustaka</h3>
<p>1. Martin, Merle P., Analysis And Design of Business Information Sytems,<br />
Macmillan Publishing Company, New York, 1991.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=565</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook Emoticons</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=556</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=556#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 16:56:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[chating]]></category>
		<category><![CDATA[chatting]]></category>
		<category><![CDATA[Emoticons]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Bikin chating via facebook mu makin asik dengan emoticon berikut



Facebook Emoticon


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bikin chating via facebook mu makin asik dengan emoticon berikut</p>
<div id="attachment_559" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px"><a href="http://fairuz.upy.ac.id/wp-content/uploads/2009/10/facebook-emoticon.jpg"><img class="size-full wp-image-559" title="facebook emoticon" src="http://fairuz.upy.ac.id/wp-content/uploads/2009/10/facebook-emoticon.jpg" alt="facebook emoticon" width="468" height="346" /></a><p class="wp-caption-text">facebook emoticon</p></div>
<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_557" class="wp-caption alignleft" style="width: 478px;">
<dt class="wp-caption-dt"></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Facebook Emoticon</dd>
</dl>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=556</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diproteksi: Hasil Rapat 7 Oktober 2009</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=552</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=552#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 07:12:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=552</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada kutipan karena ini adalah tulisan yang dilindungi kata sandi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://fairuz.upy.ac.id/wp-pass.php" method="post">
<p>Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:</p>
<p><label for="pwbox-552">Kata Sandi:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-552" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Kirim" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=552</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aisyah Shidiq</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=544</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=544#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 02:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: Seratus Muslim Terkemuka:  Aisyah Shidiq
oleh Jamil Ahmad
Seorang gadis kecil periang berumur sembilan tahun sedang          gembira bermain-main dengan teman-temannya. Rambutnya          awut-awutan dan mukanya kotor karena debu. Tiba-tiba          beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber: Seratus Muslim Terkemuka:  Aisyah Shidiq</p>
<p>oleh Jamil Ahmad</p>
<p>Seorang gadis kecil periang berumur sembilan tahun sedang          gembira bermain-main dengan teman-temannya. Rambutnya          awut-awutan dan mukanya kotor karena debu. Tiba-tiba          beberapa orang yang sudah agak tua muncul dari sebuah rumah          di dekat situ dan datang ke tempat anak-anak tadi          bermain-main.</p>
<p>Mereka lalu membawa anak gadis itu pulang, memberinya          pakaian yang rapi, dan malam itu juga, gadis itu dinikahkan          dengan laki-iaki paling agung di antara manusia, Nabi agama          Islam. Suatu penghormatan paling unik yang pernah diterima          seorang wanita. Aisyah adalah salah seorang putri tersayang          Sayidina Abu Bakar, sahabat Nabi yang setia, yang kemudian          menggantikan Nabi sebagai Khalifah Islam yang pertama. Gadis          itu lahir di Mekkah 614 Masehi, delapan tahun sebelum          permula an zaman Hijrah. Orang tuanya sudah memeluk agama          Islam. Sejak mulai kecil anak gadis itu telah dididik sesuai          dengan tradisi paling mulia &#8211;agama baru itu&#8211; dan dengan          sempurna dipersiapkan dan diberinya hak penuh untuk kemudian          menduduki tempat yang mulia.</p>
<p><span id="more-544"></span></p>
<p>Ia menjadi istri Nabi selama sepuluh tahun. Masih muda          sewaktu dinikahkan dengan Nabi, tetapi ia memiliki kemampuan          sangat baik sehingga dapat menyesuaikan diri dengan tugas          barunya. Kehadirannya membuktikan bahwa ia seorang yang          cerdas dan setia, dan sebagai istri, sangat mencintai tokoh          dermawan paling besar bagi umat manusia. Di seluruh dunia,          ia diakui sebagai pembawa riwayat paling otentik bagi ajaran          Islam seperti apa yang telah disunahkan oleh suaminya. Ia di          anugerahi ingatan yang sangat tajam, dan mampu mengingat          segala pertanyaan yang diajukan para tamu wanita kepada          Nabi, serta juga mengingat segenap jawaban yang diberikan          oleh Nabi. Diingatnya secara sempurna semua kuliah yang          diberikan Nabi kepada para delegasi dan jemaah di masjid.          Karena kamar Aisyah itu bersebelahan dengan masjid, dengan          cermat dan tekun ia mendengarkan dakwah, kuliah, dan diskusi          Nabi dengan para sahabat dan orang-orang lain. Ia mengajukan          juga pertanyaan-pertanyaan kepada Nabi tentang soal-soal          yang sulit dan rumit sehubungan dengan ajaran agama baru          itu. Hal-hal inilah yang menyebabkan ia menjadi ilmuwan dan          periwayat yang paling besar dan paling otentik bagi sunnah          Nabi dan ajaran Islam.</p>
<p>Aisyah tidak ditakdirkan hidup bersama-sama dengan Nabi          untuk waktu yang lama. Pernikahannya itu berlangsung hanya          sepuluh tahun saja. Tahun 11 Hijrah, 632 Masehi, Nabi wafat          dan dimakamkan di kamar yang dihuni Aisyah. Nabi digantikan          oleh seorang sahabat yang setia, Abu Bakar, sebagai khalifah          islam yang pertama. Aisyah terus menduduki urutan kesatu,          dan setelah Fatima meninggal dunia di tahun 11 Hijrah,          Aisyah dianggap sebagai wanita yang paling penting di dunia          Islam. Tetapi ayahnya, Abu Bakar, tidak berumur panjang. Ia          meninggal dunia dua setengah tahun setelah wafat Nabi.</p>
<p>Selama kekuasaan Umar al-Faruq, kalifah yang kedua,          Aisyah menduduki posisi sebagai ibu utama di seluruh          daerah-daerah Islam yang secara cepat makin meluas. Orang          datang untuk meminta nasihat-nasihatnya yang bijaksana          tentang segala hal yang penting.</p>
<p>Umar terbunuh dan kemudian Khalifah Usman. Dua peristiwa          kesyahidan tersebut telah mengguncangkan sendi-sendi negara          baru itu, dan menjurus kepada perpecahan yang tragis di          kalangan umat Islam. Keadaan itu sangat merugikan agama yang          sedang menyebar luas dan berkembang dengan cepat, yang pada          waktu itu telah menjalar sampai ke batas pegunungan Atlas di          sebelah Barat, dan ke puncak-puncak Hindu Kush di sebelah          Timur.</p>
<p>Aisyah tidak dapat tinggal diam sebagai penonton dalam          menghadapi oknum-oknum pemecah-belah itu. Dengan sepenuh          hati ia membela mereka yang menuntut balas atas kesyahidan          khalifah yang ketiga. Di dalam Perang Unta, suatu          pertempuran melawan Ali, khalifah yang keempat, pasukan          Aisyah kalah dan ia terus mundur ke Medina di bawah          perlindungan pengawal yang diberikan oleh putra khalifah          sendiri.</p>
<p>Beberapa orang sejarawan yang menaruh minat terhadap          peristiwa itu, baik yang Muslim maupun yang bukan,          memberikan kritik kepada Aisyah dalam pertempuran melawan          Ali. Tetapi tidak seorang pun yang meragukan kesungguhan          hati dan keyakinan Aisyah untuk menuntut balas bagi darah          Usman.</p>
<p>Aisyah menyaksikan berbagai perubahan yang dialami oleh          Islam selama tiga puluh tahun kekuasaan khalifah yang saleh.          Ia meninggal dunia tahun 678 Masehi. Ketika itu kekuasaan          berada di tangan Muawiya. Penguasa ini amat takut kepada          Aisyah dengan kritik-kritiknya yang pedas berkenaan dengan          negara Islam yang secara politis sedang berubah itu.</p>
<p>Ibu Utama agama Islam ini terkenal dengan bermacam ragam          sifatnya kesalehannya, umurnya, kebijaksanaannya,          kesederhanaannya, kemurahan hatinya, dan kesungguhan hatinya          untuk menjaga kemurnian riwayat sunnah Nabi.</p>
<p>Kesederhanaan dan kesopanannya segera menjadi obor          penyuluh bagi wanita Islam sejak waktu itu juga. Ia menghuni          ruangan yang berukuran kurang dari 12 X 12 kaki bersama-sama          dengan Nabi. Ruangan itu beratap rendah, terbuat dari batang          dan daun kurma, diplester dengan lumpur. Pintunya cuma satu,          itu pun tanpa daun pintu, dan hanya ditutup dengan secarik          kain yang digantungkan di atasnya. Selama masa hidup Nabi,          jarang Aisyah tidak kekurangan makan. Pada malam hari ketika          Nabi mengembuskan napasnya yang terakhir, Aisyah tidak          nempunyai minyak. Waktu Khalifah Umar berkuasa, istri dan          beberapa sahabat Nabi mendapatkan tunjangan yang cukup besar          tiap bulannya. Aisyah jarang menahan uang atau pemberian          yang diterimanya sampai keesokan harinya, karena semuanya          itu segera dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkannya.          Pada suatu hari di bulan Ramadhan, waktu Abdullah ibn Zubair          menyerahkan sekantung uang sejumlah satu laksa dirham,          Aisyah membagikan uang itu sebelum waktu berbuka puasa.</p>
<p>Aisyah pada zamannya terkenal sebagai orator.          Pengabdiannya kepada masyarakat, dan usahanya untuk          mengembangkan pengetahuan orang tentang sunnah dan fiqh,          tidak ada tandingannya di dalam catatan sejarah Islam. Jika          orang menemukan persoalan mengenai sunnah dan fiqh yang          sukar untuk dipecahkan, soal itu akhirnya dibawa kepada          Aisyah, dan kata-kata Aisyah menjadi keputusan terakhir.          Kecuali Ali, Abdullah ibn Abbas dengan Abdullah ibn Umar,          Aisyah juga termasuk kelompok intelektual di tahun-tahun          pertama Islam.</p>
<p>Ibu Agung Agama Islam ini mengembuskan napas yang          terakhir 17 Ramadhan, 58 Hijriah (13 Juli, 678 Masehi).          Kematiannya menimbulkan rasa duka terutama di Medina dan di          seluruh dunia Islam.</p>
<p>Aisyah bersama Khadijah dan Fatima az-Zahra dianggap          sebagai wanita yang paling menonjol di kalangan wanita          Islam. Kebanyakan para ulama menempatkan Fatima di tangga          teratas, diikuti oleh Khadijah, dengan Aisyah sebagai yang          terakhir. Tapi ulama ibn Hazim malah menempatkan Aisyah          nomor dua sesudah Nabi Muhammad, di atas semua istri,          sahabat, dan rekan-rekannya. Menurut Allama ibn Taimiya,          Fatima-lah yang berada di tempat teratas, karena ia itu anak          tersayang Nabi, Khadijah itu agung karena dialah orang          pertama yang memeluk agama Islam. Tetapi, tidak seorang pun          yang menandingi Aisyah mengenai peranannya dalam          menyebarluaskan ajaran Nabi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=544</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daftar Kode Pos di Yogyakarta</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=529</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=529#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 22:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[Daftar Kode Pos di Yogyakarta
Kotamadya Yogyakarata
Kecamatan Pakualaman
55111 Gunung Ketur
55122 Purwokinanti
Kecamatan Gondomanan
55121 Prawirodirjan
55122 Ngupasan

Kecamatan Kraton
55131 Panembahan
55132 Kadipaten
55133 Patehan
Kecamatan Mantrijeron
55141 Suryodiningratan
55142 Gedong Kiwo
55143 Matrijeron
Kecamatan Mergangsan
55151 Wirogunan
55152 Keparakan
55153 Brontokusuman
Kecamatan Umbulharjo
55161 Pandean
55162 Sorosutan
55163 Giwangan
55164 Warungboto
55165 Muja-muju
55166 Semaki
55167 Tahunan
Kecamatan Kotagede
55171 Rejowinangun
55172 Prenggan
55173 Purbayan
Kecamatan Danurejan
55211 Bausasran
55212 Tegal panggung
55213 Suryatmajan
Kecamatan Gondokusuman
55221 Demangan
55222 Klitren Lor
55223 Terban
55224 Kota baru
55225 Baciro
Kecamatan Jetis
55231 Bumijo
55232 Gowongan
55233 Cokrodiningratan
Kecamatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 id="post-139">Daftar Kode Pos di Yogyakarta</h1>
<h2>Kotamadya Yogyakarata</h2>
<p><strong>Kecamatan Pakualaman</strong></p>
<p>55111 Gunung Ketur<br />
55122 Purwokinanti</p>
<p><strong>Kecamatan Gondomanan</strong></p>
<p>55121 Prawirodirjan<br />
55122 Ngupasan</p>
<p><span id="more-529"></span></p>
<p><strong>Kecamatan Kraton</strong></p>
<p>55131 Panembahan<br />
55132 Kadipaten<br />
55133 Patehan</p>
<p><strong>Kecamatan Mantrijeron</strong></p>
<p>55141 Suryodiningratan<br />
55142 Gedong Kiwo<br />
55143 Matrijeron</p>
<p><strong>Kecamatan Mergangsan</strong></p>
<p>55151 Wirogunan<br />
55152 Keparakan<br />
55153 Brontokusuman</p>
<p><strong>Kecamatan Umbulharjo</strong></p>
<p>55161 Pandean<br />
55162 Sorosutan<br />
55163 Giwangan<br />
55164 Warungboto<br />
55165 Muja-muju<br />
55166 Semaki<br />
55167 Tahunan</p>
<p><strong>Kecamatan Kotagede</strong></p>
<p>55171 Rejowinangun<br />
55172 Prenggan<br />
55173 Purbayan</p>
<p><strong>Kecamatan Danurejan</strong></p>
<p>55211 Bausasran<br />
55212 Tegal panggung<br />
55213 Suryatmajan</p>
<p><strong>Kecamatan Gondokusuman</strong></p>
<p>55221 Demangan<br />
55222 Klitren Lor<br />
55223 Terban<br />
55224 Kota baru<br />
55225 Baciro</p>
<p><strong>Kecamatan Jetis</strong></p>
<p>55231 Bumijo<br />
55232 Gowongan<br />
55233 Cokrodiningratan</p>
<p><strong>Kecamatan Tegalrejo</strong></p>
<p>55241 Karangwaru<br />
55242 Kricak<br />
55243 Bener<br />
55244 Tegalrejo</p>
<p><strong>Kecamatan Wirobrajan</strong></p>
<p>55251 Patangpuluhan<br />
55252 Wirobrajan<br />
55253 Pakuncen</p>
<p><strong>Kecamatan Gedong Tengen</strong></p>
<p>55271 Sosromenduran<br />
55272 Pringgokusuman</p>
<h2>Kabupaten Sleman</h2>
<p>55551	Kec. Turi<br />
55552	Kec. Tempel<br />
55561	Kec. Seyegan<br />
55563	Kec. Moyudan<br />
55264	Kec. Godean<br />
55571	Kec. Kalasan<br />
55572	Kec. Prambanan<br />
55573	Kec. Berbah<br />
55581	Kec. Ngaglik<br />
55582	Kec. Pakem<br />
55583	Kec. Cangkringan<br />
55584	Kec. Ngemplak</p>
<p><strong>Kecamatan Depok</strong></p>
<p>55281	Caturtunggal<br />
55282	Maguwoharjo<br />
55283	Condongcatur</p>
<p><strong>Kecamatan Mlati</strong></p>
<p>55284	Sinduadi<br />
55285	Sendangadi<br />
55286	Tlogodadi<br />
55287	Tirtoadi<br />
55288	Sumberdadi</p>
<p><strong>Kecamatan Gamping</strong></p>
<p>55291	Trihanggo<br />
55292	Nogotirto<br />
55293	Banyuraden<br />
55294	Ketawang<br />
55295	Balecatur</p>
<h2>Kota Sleman</h2>
<p><strong>Kecamatan Sleman</strong></p>
<p>55511	Tridadi<br />
55512	Pendowoharjo<br />
55513	Trimulyo<br />
55514	Triharjo<br />
55515	Caturharjo</p>
<h2>Kabupaten Bantul</h2>
<p>55751	Kec. Pajangan<br />
55752	Kec. Sedayu<br />
55753	Kec. Pandak<br />
55762	Kec. Srandakan<br />
55763	Kec. Sanden<br />
55764	Kec. Bambanglipuro<br />
55771	Kec. Pundong<br />
55772	Kec. Kretek<br />
55781	Kec. Jetis<br />
55782	Kec. Imogiri<br />
55783	Kec. Dlingo<br />
55791	Kec. Pleret<br />
55792	Kec. Piyungan</p>
<p><strong>Kecamatan Kasihan</strong></p>
<p>55181	Tirtonirmolo<br />
55182	Ngestiharjo<br />
55183	Tamantirto<br />
55184	Bangunjiwo</p>
<p><strong>Kecamatan Sewon</strong></p>
<p>55185	Pandowoharjo<br />
55186	Timbulharjo<br />
55187	Bangunharjo<br />
55188	Panggungharjo</p>
<p><strong>Kecamatan Banguntapan</strong></p>
<p>55191	Tamanan<br />
55192	Jagalan<br />
55193	Singosaren<br />
55194	Wirokerten<br />
55195	Jambidan<br />
55196	Potorono<br />
55197	Baturetno<br />
55198	Banguntapan</p>
<h2>Kota Bantul</h2>
<p><strong>Kecamatan Bantul</strong></p>
<p>55711	Bantul<br />
55712	Ringinharjo<br />
55713	Palbapang<br />
55714	Trirenggo<br />
55715	Sabdodadi</p>
<h2>Kabupaten Kulon Progo</h2>
<p>55651	Kec. Wates<br />
55652	Kec. Pengasih<br />
55653	Kec. Kokap<br />
55654	Kec. Temon<br />
55655	Kec. Panjatan<br />
55661	Kec. Galur<br />
55663	Kec. Lendah<br />
55664	Kec. Sentolo<br />
55671	Kec. Nanggulan<br />
55672	Kec. Kalibawang<br />
55673	Kec. Samigaluh<br />
55674	Kec. Grirmulyo</p>
<h2>Kota Wates</h2>
<p><strong>Kecamatan Wates</strong></p>
<p>55611	Wates<br />
55612	Giripeni</p>
<h3>Kabupaten Gunung Kidul</h3>
<p>55851	Kec. Wonosari<br />
55852	Kec. Nglipar<br />
55853	Kec. Ngawen<br />
55854	Kec. Semin<br />
55861	Kec. Playen<br />
55862	Kec. Pathuk<br />
55871	Kec. Palihan<br />
55872	Kec. Panggang<br />
55881	Kec. Tepus<br />
55883	Kec. Rongkop<br />
55891	Kec. Karangmojo<br />
55892	Kec. Ponjong<br />
55893	Kec. Semanu</p>
<h2>Kota Wonosari</h2>
<p><strong>Kecamatan Wonosari</strong></p>
<p>55811	Baleharjo<br />
55812	Wonosari<br />
55813	Kepek</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=529</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PASI &#8211; Silabus</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=526</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=526#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 08:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantar Analisis Sistem Informasi (PASI)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[Materi :

Konsep Sistem Informasi
Pengembangan Sistem Informasi
Manajemen Proyek
Analisis Sistem
Proposal Sistem Informasi

Modul:

Teknik Penjadwalan
Teknik Analisis Biaya dan Manfaat
Teknik Wawancara
Teknik Observasi
Tekink Kuisioner
Teknik Rapat
Teknik Inspeksi
Teknik Presentasi

Referensi:

Jeffrey L. Whitten, Metode Desain &#38; Analisi Sistem, Mc. Graw Hill
Jogiyanto, HM, Analisis &#38; Desain Sistem Informasi,

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Materi :</strong></p>
<ul>
<li>Konsep Sistem Informasi</li>
<li>Pengembangan Sistem Informasi</li>
<li>Manajemen Proyek</li>
<li>Analisis Sistem</li>
<li>Proposal Sistem Informasi</li>
</ul>
<p><strong>Modul:</strong></p>
<ul>
<li>Teknik Penjadwalan</li>
<li>Teknik Analisis Biaya dan Manfaat</li>
<li>Teknik Wawancara</li>
<li>Teknik Observasi</li>
<li>Tekink Kuisioner</li>
<li>Teknik Rapat</li>
<li>Teknik Inspeksi</li>
<li>Teknik Presentasi</li>
</ul>
<p><strong>Referensi:</strong></p>
<ul>
<li>Jeffrey L. Whitten, <em>Metode Desain &amp; Analisi Sistem</em>, Mc. Graw Hill</li>
<li>Jogiyanto, HM, <em>Analisis &amp; Desain Sistem Informasi,</em></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=526</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Martin Lings dan Sejarah Nabi Muhammad Rasulullah</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=518</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=518#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 15:52:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Sepanjang Masa]]></category>
		<category><![CDATA[Lings]]></category>
		<category><![CDATA[Martin Lings]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Lings (Abu Bakr Siraj Ad-Din) lahir di Burnage, Lancashire, tanggal 24 Januari 1909. Meski begitu, dia menghabiskan masa kanak-kanaknya di Amerika Serikat, mengikuti ayahnya. Kembali ke Inggris, dia bersekolah di Clifton College, Bristol. Setelah itu, Lings melanjutkan pendidikan di Magdalen College, Oxford, belajar literatur Inggris dan memperoleh gelar BA tahun 1932. Tahun 1935, dia pergi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><span><a href="http://fairuz.upy.ac.id/wp-content/uploads/2009/09/Lings-6.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-522" title="Lings-6" src="http://fairuz.upy.ac.id/wp-content/uploads/2009/09/Lings-6.jpg" alt="Lings-6" width="248" height="300" /></a>Lings (Abu Bakr Siraj Ad-Din) lahir di Burnage, Lancashire, tanggal 24 Januari 1909. Meski begitu, dia menghabiskan masa kanak-kanaknya di Amerika Serikat, mengikuti ayahnya. Kembali ke Inggris, dia bersekolah di Clifton College, Bristol. Setelah itu, Lings melanjutkan pendidikan di Magdalen College, Oxford, belajar literatur Inggris dan memperoleh gelar BA tahun 1932. Tahun 1935, dia pergi ke Lithuania, menjadi pengajar studi Anglo-Saxon dan Inggris Tengah di Universitas Kaunas.</span></span></p>
<p>Tahun 1940, Lings datang ke Mesir mengunjungi seorang temannya yang kebetulan mengajar di Universitas Kairo. Akan tetapi, pada saat kunjungannya itu, sang teman meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Lings ditawari untuk mengisi posisi temannya sebagai pengajar. Dia menerima tawaran tersebut.</p>
<p>Lings pun mulai mempelajari Islam. Setelah banyak berhubungan dengan ajaran Sufi Shadlhiliyya, dia berketetapan hati untuk masuk Islam.</p>
<p>Pada saat yang sama, Lings juga dekat dengan seorang filosof mistis asal Prancis, Rene Guenon, yang juga sudah memeluk Islam. Dia lantas menjadi asisten pribadi serta penasehat spiritual Guenon.</p>
<p>Melalui karya-karyanya, semisal terjemahan teks Islam, puisi, seni, dan filsafat, dapatlah diketahui kualitas keilmuannya. Sering disejajarkan dengan Titus Burckhardt, Rene Guenon, Fritjhof Schuon, eksistensi Lings identik dengan seorang sufi yang gigih dalam menyebarkan Islam di Barat.</p>
<p><span id="more-518"></span></p>
<p>Namun di luar itu semua, hal yang paling berkesan dari Lings adalah keterkaitan karya dengan jiwa ihsan (keindahan dan kecemerlangan) yang dimilikinya. Ini pada akhirnya, membuat dia akan selalu menganggap bahwa nilai estetis dari sebuah tulisan bagaikan artefak keimanan.<br />
<strong>Terjun ke dunia seni</strong><br />
Tahun 1944 menjadi tahun bersejarah bagi Lings. Pertama, dia menikah dengan Lesley Smalley, keduanya lantas tinggal di sebuah kamp pengungsi di dekat piramid. Kedua, tahun itulah awal kiprahnya di bidang seni, dengan memproduksi sandiwara &#8220;Shakespeare&#8221;. Para pemainnya tak lain adalah para muridnya.</p>
<p>Ia memang senang mempelajari karya-karya pujangga itu. Ketertarikannya pada karya-karya Shakespeare lantas membawanya, sekitar 40 tahun kemudian, membuat buku berjudul <em>The Secret Of Shakespeare: His Greatest Plays Seen In The Light Of Sacred Art</em>.</p>
<p>Lings mungkin sudah memutuskan untuk tinggal selamanya di Mesir, namun situasi politik mengubah segalanya. Revolusi anti-Inggris oleh kaum Nasionalis pimpinan Abdul Naser, pecah, dan seluruh staf universitas berbangsaan Inggris terpaksa diungsikan.</p>
<p>Kembali ke London tahun 1952, tanpa punya pekerjaan, Lings memutuskan untuk melanjutkan studi. Sementara Lesley yang berprofesi sebagai psikoterapis, bekerja sesuai bidangnya itu.</p>
<p>Setelah berhasil memperoleh gelar BA pada jurusan studi Arab, dia juga memperoleh gelar PhD dari School of Oriental and African Studies (SOAS) untuk tesisnya tentang seorang sufi terkenal asal Aljazair, Ahmad Al-Alawi. Itu sekaligus menjadi basis dari salah satu bukunya yang terkenal berjudul <em>A Sufi Saint of the Twentieth Century</em>.</p>
<p>Kemudian tahun 1955, dia bekerja sebagai asisten Penjaga Naskah-naskah dan Buku-buku Ketimuran pada British Museum. Pekerjaan itu dilakoninya hingga dua dekade. Tahun 1973, Lings merangkap kerja di British Library, di mana dia memfokuskan perhatiannya terhadap kaligrafi Quran. Beberapa tahun kemudian, dia mempublikasikan karya klasiknya pada subyek yang sama; <em>The Qur&#8217;anic Art Of Calligraphy And Illumination</em>, bertepatan dengan penyelenggaraan Festival Dunia Islam tahun 1976.</p>
<p>Sejak itu, Lings pun mulai menulis secara teratur. Karya-karyanya, selain Sufism dan buku-buku lainnya, meliputi juga artikel mengenai tasawuf pada terbitan Cambridge University, <em>Religion in the Middle East</em>, <em>The Eleventh Hour: The Spiritual Crisis of the Modern World in the Light of Tradition and Prophecy</em>, dan banyak artikel untuk jurnal kuartalan, <em>Studies in Comparative Religion</em>. Jurnal itu turut andil dalam memperluas cakrawala dunia Barat dalam memahami ketinggian Islam.</p>
<p>Namun, dari semua itu, salah satu karyanya yang paling menonjol adalah buku berjudul <em>Muhammad: His Life Based On The Earliest Sources</em> (1983), yang dia dedikasikan untuk pemimpin Pakistan, Zia ul-Haq. <span>Buku ini sungguh luar biasa. Dengan keahlian yang seolah tak tertandingi, Martin Lings menghadirkan pada kita riwayat hidup Nabi Muhammad SAW dengan narasi dan detil mengagumkan. Buku tersebut, oleh banyak kalangan dinilai sebagai salah satu buku biografi Rasul terbaik yang pernah diterbitkan. Hanya seorang berkemampuan istimewalah yang dapat menghasilkan buku sedemikian menyentuh.</span></p>
<p>Ditulis dari perspektif seorang cendekiawan-sejarahwan yang juga mempraktekkan Islam dalam keseharian, buku tersebut cepat terkenal dan menjadi bacaan wajib mengenai kehidupan Nabi Muhammad. Buku ini sudah diterjemahkan ke dalam 10 bahasa serta memperoleh sejumlah penghargaan dari dunia Islam.</p>
<p>Profesor Hamid Dabashi dari Columbia University, mengungkapkan kekagumannya. &#8220;Ketika membaca buku Muhammad karya Lings, kita akan bisa merasakan semacam efek kimia pada narasi dan komposisi bahasa yang terkombinasi dengan keakuratan serta gairah syair. Lings adalah cendekiawan-penyair,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti ditulis Prof. Annemarie Schimmel dalam “And Muhammad Is His Messenger”, kehidupan Nabi yang kita kenal berasal dari sumber yang berbeda-besa. Kitab Suci Al-Quran yang diturunkan kepada beliau berisikan perujukan-perujukan tak langsung ke kejadian-kejadian dalam kehidupan Nabi. Lebih lanjut, ucapan-ucapan dan riwayat-riwayat mengenai tindakan-tindakan beliau dilestarikan dengan cermat dan dikumpulkan sehingga membentuk dalam waktu berabad-abad suatu ikhtisar besar, yang menunjukkan bagaimana masyarakat melihat beliau, yang bersama-sama dengan beberapa sumber awal lainnya merupakan bahan mentah bagi sirah atau biografi Nabi yang disusun oleh Ibn Ishaq (w 768 ± M) dan kemudian disunting oleh Ibn Hisyam (w ± 830 M). Dan seperti dikemukakan oleh Karen Armstrong dalam biografi Nabi Muhammad yang ditulisnya, para penulis biorafi Nabi tersebut tidak begitu saja menerima hadis-hadis sahih tentang kehidupan Nabi, tetapi menelitinya dan menyaringnya lagi.</p>
<p>Di bukunya ini Lings juga sangat berhasil menampilkan Nabi sebagai manusia yang utuh, yang bisa bisa sedih, kecewa dan marah, yang menjadikan biografi ini menjadi sangat hidup sehingga pembaca muslim tidak jarang meneteskan air mata membacanya.</p>
<p>Dibandingkan dengan biografi Nabi yang ditulis oleh Karen Armstrong yang juga mempunyai gaya bertutur yang kuat, “Muhammad”-nya Martin Lings memang lebih lengkap dan komprehensif. Namun menurut pengamatan saya di Indonesia, “Muhammad” kayaknya kalah pamor dari “Muhammad : Biografi Sang Nabi” yang ditulis oleh Karen Armstrong.</p>
<p>Para Muslim terdidik umumnya ‘mengenal’ pribadi Nabi secara utuh melalu Sirah atau Biografi (lengkap) Sang Nabi sehingga usaha untuk mendistorsi dan kemudian mengeksploitasi beberapa noktah untuk melakukan pembunuhan karakater terhadap beliau baik yang amatiran (seperti kasus “kartun Nabi” di Internet belum lama ini) maupun yang lebih canggih tidak ubahnya hanya seperti usaha-usaha “meludah ke langit”.</p>
<p>Komitmen Lings dalam Islam terbawa sepanjang hayat. Bahkan 10 hari sebelum meninggal dunia, Lings masih sempat menjadi pembicara di depan 3 ribu pengunjung pada acara Maulid Nabi Muhammad, bertajuk &#8216;Bersatu untuk Sang Nabi&#8217; yang diadakan di Wembley. Dan Lings mengatakan, itu adalah pertama kalinya dia berbicara mengenai makna kehidupan Nabi Muhammad dalam waktu 40 tahun.</p>
<p><span>Tepat tanggal 12 Mei 2005 lalu, Martin Lings, menghembuskan nafas terakhir dalam usia 96 tahun. Umat Islam di seluruh dunia pun berkabung atas wafatnya penyair sufi modern terkemuka ini.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=518</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manual Website BPPM Jogja</title>
		<link>http://fairuz.upy.ac.id/?p=514</link>
		<comments>http://fairuz.upy.ac.id/?p=514#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 04:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fairuz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fairuz.upy.ac.id/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Download: Manual BPPM
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fairuz.upy.ac.id/wp-content/uploads/2009/09/sementara.doc">Download: Manual BPPM</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fairuz.upy.ac.id/?feed=rss2&amp;p=514</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
